Pustaka Peneltian : Pengertian, Sumber Primer & Sekunder

  • Whatsapp
pustaka penelitian

Dalam penulisan sebuah karya tulis ilmiah, sumber informasi atau pustaka merupakan salah satu faktor yang penting untuk melihat kualitas dari sebuah tulisan.

Pengertian

Pustaka adalah sumber yang digunakan sebagai acuan untuk membuat artikel ilmiah.

Sumber yang kredibel, valid dan aktual merupakan beberapa ciri dari sumber informasi yang baik. Saat ini, pesatnya perkembangan teknologi juga berdampak pada semakin cepatnya penyampaian informasi dari penulis kepada pembaca.

Namun sering kali dalam penyampaian informasi, penulis tidak lengkap mencantumkan sumber dari mana informasi tersebut didapatkan atau bahkan tidak mencantumkan sumber sama sekali.

Hal ini berdampak pada ambiguitas informasi yang didapat serta kualitas tulisan tersebut perlu dipertanyakan.

Maka dalam penulisan karya tulis ilmiah, komponen terpenting adalah tersediannya Pustaka yang sesuai standar.

Sumber Pustaka

Ada 2 jenis pustaka yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Adapun secara lengkap dapat dilihat melalui penjelasan berikut:

  1. Sumber Primer

Sumber primer merupakan sumber yang memuat informasi asli yang dapat dituangkan dalam bentuk kata, gambar, ataupun objek lainnya.

Adapun contoh sumber primer:

# Paten

Paten merupakan hak eksklusif inventor atas invensi di bidang teknologi untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakan invensinya.

Invensi adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi, dapat berupa produk atau proses atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.

Paten dapat dilakukan pada suatu produk yang memiliki inovasi dari produk sebelumnya. Paten dapat digunakan sebagai sumber dalam membuat landasan teori, karena merupakan hasil sebuah penelitian dan memiliki kabaharuan.

# Jurnal

Jurnal merupakan majalah yang berisi artikel ilmiah, biasanya diterbitkan oleh institusi pendidikan, institusi penelitian maupun organisasi profesi tertentu. Jurnal biasanya hanya spesifik pada satu rumpun ilmu.

Ada beberapa tipe artikel dalam jurnal diantarnya jurnal abstrak yang hanya berisi intisari dari artikel; jurnal review yang berisi sajian singkat dari topik tertentu dari beberapa penelitian yang berbeda, diringkas oleh satu orang; prosiding yaitu artikel hasil seminar yang dibukukan.

Setiap jurnal dilengkapi suatu penomoran yang dikenal dengan ISBN (International Standard Book Number) dan ISSN (International Standard of Serial Number).

Yang dimaksud ISBN adalah deretan angka 13 digit sebagai pemberi identifikasi unik secara internasional terhadap satu buku maupun produk seperti buku yang diterbitkan oleh penerbit.

ISBN diberikan oleh Badan Internasional ISBN yang berkedudukan di London.

Perpustakaan Nasional RI merupakan Badan Nasional ISBN yang berhak memberikan ISBN kepada penerbit yang berada di wilayah Indonesia.

Adapun ISSN adalah tanda pengenal unik setiap terbitan berkala yang berlaku global. ISSN diberikan oleh ISDS (International Serial Data System) yang berkedudukan di Paris, Perancis.

Dalam mensitasi sebuah jurnal, seyogyanya jurnal benar-benar dibaca secara keseluruhan bukan hanya mencuplik informasi yang terdapat pada abstrak atau kutipan pada penulis lain yang terdapat pada jurnal tersebut.

  1. Sumber Sekunder

Berikut beberapa sumber sekunder, antara lain:

# Buku

Buku merupakan sumber pustaka yang mudah didapatkan, berisi pengkhususan terkait cabang ilmu tertentu. Buku diedarkan untuk umum melalui suatu penerbitan yang secara undang-undang mempunyai kewenangan dalam menerbitkan buku.

Buku yang diterbitkan harus memiliki ISBN.

Buku dapat diakui sebagai sebuah Karya ilmiah harus memiliki ketentuan, yaitu isi paling sedikit 40 halaman.

Buku ada 3 macam, yaitu:

  • karangan asli, pemikiran original dari penulis di dukuh dengan teori atau konsep dari berbagai literatur.
  • Terjemah adalah buku yang dibuat dari menerjemahkan buku dengan bahasa asing
  • Saduran, terjemah literatur bahasa asing tetapi ada penambahan ide-ide dari penulis.
# Laporan Tahunan

laporan tahunan merupakan laporan yang dibuat suatu lembaga/Instusi yang dibuat untuk melaporkan hasil kegiatan selama kurun waktu satu Tahun.

Laporan tahunan memiliki dapat dijadikan sebagai sumber pustaka karena menampilkan data-data yang sudah diolah sehingga dapat melihat trand kasus tertentu.

CONTOH:

  • laporan tahunan dari Kementerian Kesehatan yang secara periodik membuat Laporan RISKESDAS yang di dalamnya terdapat angka kejadian berbagai macam penyakit Adapun contoh laporan tahunan RISKESDAS tahun 2018 yang dibuat oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI secara lengkap dapat dilihat melalui link berikut: depkes.go.id/resources/download/info…/hasil-riskesdas-2018.pdf
  • Laporan Capaian Program-Program PMI yang dibuat oleh PMI Pusat pada Tahun 2019. Adapun secara lengkap dapat dilihat pada link berikut: https://data-api.ifrc.org/documents/ID/AR_Indonesia_2016.pdf
# Undang-undang dan Peraturan pemerintah

Undang-undang dan peraturan pemerintah dapat digunakan sebagai dasar teori karena merupakan sumber hukum.

CONTOH:

  • Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah.
  • Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.
# Website resmi Pemerintah, Institusi, Kementerian, Organisasi

Situs website dapat digunakan untuk dijadikan sumber Informasi asalkan relevan dan dapat dipertanggung jawabkan.

Keberagaman informasi yang ada di internet, membuat penulis harus cermat dalam memilih.

Ada beberapa situs yang bisa dipertanggung jawabkan biasanya memiliki alamat situs dengan akhiran di bawah ini : www._________. ac.id, www._________.org, , www._________.id;

Contoh:

Website Kementerian

  • Website Kementerian kesehatan: www.kemkes.go.id
  • Website kementerian Ristek Dikti: ristekdikti.go.id
  • Website Badan POM: https://www.pom.go.id
  • Website dari U.S. Department of Health and Human Services (HHS) terkait AISD : https://aidsinfo.nih.gov/about-us

Website organisasi

  • Website Yayasan Kanker Indonesia: yayasankankerindonesia.org
  • Website: healthhiv.org
  • Website Organisasi WHO: https://www.who.int
  • Website Unicef: https://www.unicef.org

Website Institusi

  • Website Institusi Pendidikan UGM : www.ugm.ac.id
  • Website PLN : https://www.pln.co.id
  • Website PMI : www.pmi.or.id
  • Website RSUD Sleman : www.rsudsleman.slemankab.go.id

Nah demikian penjelasan seputar pustaka. Untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan kamu seputar metodologi penelitian, silahkan baca artikel lainnya yang ada di website ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *